TERKINI
Lorem 1
Technology
Circle Gallery
Shooting
Racing
Postingan Populer
News
TANJUNGPERAK - Hari pertama Idul Fitri dimanfaatkan masyarakat untuk bermaaf-maafan, namun tidak sedikit pula yang memanfaatkan Hari pertama lebaran untuk berwisata bersama keluarga.
Hal ini diantisipasi oleh Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim dengan melakukan pengamanan.
Salah satu pengamanan obyek vital yang dilakukan pengamanan Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim adalah Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP William Cornelis Tanasale melalui Kasihumas, Iptu Suroto mengatakan selama libur lebaran, sejumlah personel telah diploting di obyek vital lainnya.
"Kami laksanakan patroli dan pengamanan di sekitar lokasi THP Kenjeran. Kami juga mengamankan semua obyek vital terutama tempat wisata," kata Iptu Suroto, Senin (31/3).
Meski belum banyak masyarakat yang berwisata, personel tetap menyiagakan anggota di lokasi.
"Ini untuk memastikan mudik aman keluarga nyaman," tuturnya.
Pengamanan dilaksanakan secara stasioner serta patroli mobile.
"Kami pastikan wilayah kami aman dan kondusif selama lebaran," terangnya. (*)
KOTA KEDIRI - Ketua PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil yang akrab disapa Gus Ab menyampaikan apresiasi kepada Polres Kediri Kota Polda Jatim yang telah berbagi keberkahan di malam mulia penuh kemenangan jelang Idul Fitri 1446 H.
Menurut Gus Ab, aksi Polisi Peduli ini akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat penerima terutama yang kurang mampu.
"Atas nama pengurus PCNU Kota Kediri, saya menghaturkan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolres Kediri Kota yang telah punya kepekaan sosial mau berbagi, mau menyentuh saudara kita khususnya yang membutuhkan," ungkap Gus Ab.
Menurut Ketua PCNU Kota Kediri ini banyaknya yang dibagikan bukanlah ukuran, namun kemauan dan perhatian dari Polres Kediri Kota Polda Jatim adalah hal yang patut disyukuri.
"Mungkin tidak seberapa yang diberikan, tetapi yang kita nilai adalah perhatianya,"kata Gus Ab yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, Minggu malam (30/3).
Masih kata Gus Ab, syukur itu siapa yang memberi nikmat, bukan melihat besar kecilnya nikmat.
"Panjenengan yang di sini merupakan orang pilihan, karena tidak semua di undang ke sini," tutur Gus Ab.
Ia mengajak warga masyarakat Kota Kediri untuk nendoakan Polres Kediri Kota Polda Jatim agar senantiasi menjadi pelindung, pengayom dan melayani masyarakat dengan penuh amanah.
"Mari kita doakan Polres Kediri Kota dan jajaeannya, kususnya bapak Kapolres dalam mengemban amanat , melayani masyarkat diberikan kekuatan lahir dan batin oleh Allah SWT," pungkas KH Abu Bakar Abdul Jalil.
Sebagai informasi, Polres Kediri Kota Polda Jatim telah menggelar kegiatan bakti sosial, dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
Bakti sosial itu dilakukan dengan membagikan 1.000 paket Lebaran kepada masyarakat yang dipandang layak menerima bantuan di wilayah hukum Polres Kediri Kota Polda Jatim.
Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji mengatakan, 1.000 paket lebaran itu dari semua anggota Polres Kediri Kota Polda Jatim dan jajarannya yang dikumpulkan.
"Kita siapkan 1000 paket lebaran dengan penerima terdiri dari 600 perwakilan warga di 46 Kelurahan yang ada di Kota Kediri, dan 60 Desa yang ada di Kabupaten Kediri tepatnya di Kecamatan yang ada di Barat Sungai," jelas AKBP Bramastyo.
Adapun penerima bingkisan yakni relawan medis, organisasi kemasyarakatan dari 10 lembaga swadaya masyarakat yang ada di Kediri Raya, Senkom, Disabilitas, Petugas Kebersihan, tukang becak, saka Bhayangkara dan takmir masjid.
"Kita berbagi bersama masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah hukum Polres Kediri Kota untuk sama-sama merasakan hari penuh kemenangan setelah berpuasa ramadahan 1446 H," ujar AKBP Bramastyo.
Kapolres Kediri Kota dan segenap anggota jajaran Polres Kediri Kota Polda Jatim juga menghaturkan permohonan maaf atas salah dan khilaf kekurangan dalam berinteraksi memberikan pelayanan pada masyarakat.
"Kami keluarga besar Polres Kediri Kota dan jajaran mengucapkan selamat Idul Fitri mohon maaf lahir dan batin,"pungkasnya. (*)
TUBAN – Seorang pemudik yang tengah dalam perjalanan dari Jakarta hendak menuju pulau Bali, mendadak mengalami kendala di jalan raya ban mobilnya mengalami bocor di wilayah kabupaten Tuban Jawa Timur.
Kejadian bermula ketika mobil bernomor Polisi kota Solo yang sedang melaju di jalur utama Tuban, tepatnya di depan Kantor Polisi Militer V/2-4 di Jalan Panglima Sudirman mendadak mengalami kebocoran ban belakang.
Melihat kejadian tersebut anggota satuan lalulintas Polres Tuban Polda Jatim dengan sigap membantu proses penggantian ban agar pemudik tersebut bisa melanjutkan perjalanan dengan aman.
Dengan cekatan, Polisi lalu lintas yang dikomandoi Kanit Turjawali Ipda Rizky Dwi langsung mengeluarkan perlengkapan dan membantu pemudik tersebut mengganti ban yang bocor.
Proses penggantian ban berjalan lancar dan tidak membutuhkan waktu yang lama sehingga mobil pemudik kembali dapat melanjutkan perjalanan menuju tujuan.
Aksi Polantas itu Viral di unggahan media Sosial Instagram Satlantas Polres Tuban, hingga Rabu malam. (02/04/2025) mendapatkan like sebanyak 1.116 dan ditonton sebanyak 33.500 kali.
Beragam tanggapan positif datang dari masyarakat, mereka berharap aksi positif itu bisa dijadikan contoh bagi aparat penegak hukum lainnya dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.
Salah satu akun Twitter, #gusiful, menggambarkan kekagumannya terhadap respons cepat Satlantas Polres Tuban Polda Jatim dengan menuliskan, "Mahkotamu lagi perjalanan, king."
Sementara itu Kapolres Tuban, AKBP Oskar Syamsuddin menyampaikan terimakasih kepada masyarakat yang dalam perjalanan mudiknya tetap mematuhi peraturan lalulintas dan memanfaatkan pos pelayanan kepolisian yang ada.
"Masyarakat kami himbau tetap tertib berlalu lintas dan memanfaatkan pos yanf kami dirikan untuk melayani pemudik," ujar AKBP Oskar. (*)
Surabaya – Jelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, arus mudik terus berlangsung di berbagai moda transportasi, termasuk jalur laut. Salah satu pemudik asal Tulungagung, Suriyanto, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pelayanan serta pengamanan yang ia rasakan selama perjalanan laut dari Kalimantan ke Surabaya.
"Alhamdulillah, perjalanan saya dari Kalimantan sampai ke sini, Surabaya, naik kapal, pelayanannya bagus dan lancar, serta dari pengamanan kepolisian pun baik," ungkap Suriyanto, Minggu (30/4).
Suriyanto juga berharap agar arus mudik tahun ini berjalan lancar bagi seluruh penumpang, khususnya yang menggunakan moda transportasi laut.
"Kami berterima kasih banyak, mudah-mudahan mudik tahun ini berjalan dengan lancar dan kita sebagai penumpang nyaman," tambahnya.
Pihak kepolisian pun terus melakukan pengamanan di berbagai titik pelabuhan demi memastikan kenyamanan dan keselamatan para pemudik, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang lebaran.
PACITAN - Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat, Polri terus berupaya untuk menciptakan situasi yang aman, nyaman dan lancar, selama musim mudik lebaran 2025 atau Idulfitri 1446 H.
Berbagai upaya telah dilakukan oleh Polri untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, dari mulai persiapan Pos Pelayanan, Pos Pengamanan dan Pos Terpadu yang disiapkan dimana-mana untuk dapat dimanfaatkan oleh masyarakat atau pemudik.
Untuk menunjang kelancaran arus mudik jalur darat, petugas kepolisian telah memberlakukan sistem satu arah atau one way disejumlah ruas jalan di berbagai daerah.
Hal ini dilakukan untuk kelancaran masyarakat saat perjalanan mudik ke kampung halaman.
Tak sedikit masyarakat yang berterima kasih kepada petugas kepolisian atas pelayanan yang diberikan, khususnya pada musim mudik lebaran tahun ini.
Seperti yang disampaikan oleh Wiyono, pemudik dari Tangerang, Banten, menuju Pacitan, Jawa Timur.
Ia mengku berterimakasih kepada petugas kepolisian dengan pemberlakuan sistem one way ini, karena menurutnya sistem one way berhasil meminimalisir kemacetan, sehingga perjalanannya aman, nyaman dan lancar.
"Selama di perjalanan alhamdulillah aman, lancar terkendali dengan adanya one way ini saya ucapkan banyak terima kasih atas kerjasamanya," ucapnya.
Selain itu, moda transportasi yang lain juga dinikmati oleh masyarakat, seperti yang disampaikan oleh Sukoharyanto, yang mudik dengan menggunakan moda transportasi laut dari Kalimantan menuju Surabaya.
"Alhamdulillah selama perjalanan semuanya lancar, baik dari pelayanan, persediaan makanan di dalam kapal, dan perihal adanya pengamanan dari pihak kepolisian ini, terimakasih banyak atas pengamanannya, semoga semua berjalan dengan lancar," ungkapnya.
Ia mengaku sebagai penumpang atau pendatang yang mudik dari Kalimantan ke Surabaya atau kemana saja, merasa aman dan nyaman, dengan adanya perlindungan dari pihak kepolisian atau pihak terkait. (*)
Jakarta. Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengungkap kendaraan yang keluar Jakarta masih tinggi hingga Selasa (1/4/2025) pagi.
Tercatat sebanyak 1,9 juta kendaraan telah keluar Jakarta pada masa mudik Lebaran Idulfitri 2025 ini.
"Berdasarkan data yang diterima dari Jasa Marga, realisasi volume lalu lintas kumulatif keluar Jakarta periode H-10 Idul Fitri 21 Maret 2025 pukul 06.00 WIB sampai dengan H+1 1 April 2025 pukul 06.00 WIB, total lalu lintas keluar Jakarta 1.963.152 kendaraan," ujar Kakorlantas, Selasa (1/4/2025).
Jumlah tersebut berdasarkan penghitungan di 4 gate tol utama, yaitu Tol Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Ciawi, dan Cikupa. Angka tersebut meningkat 25,5% terhadap arus lalin pada hari normal.
Jumlah kendaraan keluar Jakarta tersebut juga lebih tinggi 0,5% dibanding periode yang sama (H-10 hingga H+2) masa mudik Lebaran 2024.
Jasa Marga mencatat kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Transjawa melalui GT Cikampek Utama Tol Jakarta-Cikampek berjumlah 726.565 kendaraan atau meningkat 139,1% dari lalu lintas di hari normal. Namun jumlah itu menurun 0,4% dibanding pada masa mudik 2024.
Kemudian, lalu lintas menuju arah Merak melalui GT Cikupa jalan Tol Tangerang-Merak ada sebanyak 491.987 kendaraan. Jumlah tersebut lebih rendah -38% dibanding masa mudik 2024.
Sedangkan lalu lintas keluar Jakarta menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama mencapai 368.924 kendaraan. Jumlah itu meningkat 3,3% dibanding hari normal dan juga lebih tinggi 3,2% dibanding pada masa mudik 2024.
Terakhir, lalu lintas yang meninggalkan Jakarta menuju arah Puncak Bogor melalui GT Ciawi mencapai 375.676 kendaraan. Angka tersebut lebih rendah 0,3% dibanding hari normal dan lebih tinggi 5,7% dibanding mudik Lebaran 2024.
Kakorlantas juga menyampaikan, puncak arus mudik terjadi pada Jumat (28/3) atau H-3 Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah. Saat itu ada 258 ribu kendaraan meninggalkan Jakarta.
Jumlah tersebut 63,1% lebih tinggi dibanding hari normal dan 11,6% lebih tinggi dibanding masa mudik 2024.
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh personel agar dapat mengamankan pelaksanaan malam takbiran dan Salat Idulfitri 1446 Hijriah.
Hal itu disampaikan langsung Kapolri usai menggelar Video Conference dengan seluruh Polda jajaran bersama Menko Polkam Budi Gunawan, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto dan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.
Sigit menegaskan telah memberikan arahan khusus untuk mengamankan pelaksanaan malam takbiran di 843 titik yang melibatkan 555.589 masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.
"Tentunya ini membutuhkan kesiapan personel pengamanan untuk memastikan kegiatan malam ini, malam takbiran, karena ada beberapa wilayah yang melaksanakan pawai," kata Sigit di Polda Metro Jaya, Minggu (30/3/2025), malam.
Tak hanya malam takbiran, Sigit juga berpesan agar para petugas dilapangan untuk mengamankan kegiatan Salat Id yang akan digelar, pada Senin (31/3) besok. Ia mengatakan ada 78.506 Masjid dan 38.390 titik Salat Id yang akan menjadi fokus pengamanan petugas.
Lebih lanjut, Sigit juga berpesan agar para petugas tetap mewaspadai pergerakan arus mudik yang masih tersisa. Pasalnya diperkirakan masih ada 20 persen masyarakat yang belum melakukan perjalanan dan diprediksi akan terjadi lonjakan pasca-Lebaran.
"Biasanya ini akan ada lonjakan pasca-kegiatan Halal bi Halal, lonjakan baik di Hari H atau H+1 biasanya masih ada. Oleh karena itu saya minta untuk seluruh jajaran juga tetap waspada dan mempersiapkan berbagai macam alternatif rekayasa," tuturnya.
Di sisi lain, ia mengatakan puncak arus mudik Lebaran 2025 telah terlewati pada Jumat (28/3) kemarin. Sigit menyebut dari data yang ada terjadi peningkatan pemudik melalui jalur tol sebesar 1,1 persen dari tahun sebelumnya.
Sementara untuk waktu tempuh, kata dia, secara rata-rata terjadi pengurangan yang signifikan yakni sebesar 42 menit dari rata-rata pada tahun 2024. Ia menyebut untuk menuju Jawa Tengah, kini hanya membutuhkan waktu tempuh 5 jam 21 menit.
Terakhir, Sigit juga turut meminta seluruh jajaran untuk bersiap menghadapi puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada periode 5-7 April besok. Mulai dari persiapan rekayasa lalu lintas hingga penyiapan jalan alternatif di ruas arteri untuk mengantisipasi bencana.
"Kami minta seluruh jajaran untuk bisa melakukan langkah cepat. Mempersiapkan jalur alternatif ataupun segera melakukan langkah-langkah untuk menyelesaikan dengan tim satgas yang sudah ada sehingga jalur-jalur tersebut bisa digunakan kembali dengan normal," tutup Sigit.